RADIO DEWI ANJANI

Istri-Istri Rasulullah (6)


Juwairiah binti Harits bin Abu Dhirar

(Wafat 56 H)

Telah kita ketahui bahwa setiap istri Nabi . itu memiliki suatu kelebihan. Demikian juga halnya dengan Juwairiyah yang telah membawa berkah besar bagi kaumnya, Banil-Musthaliq. Bagaimana tidak, setelah dia memeluk Islam, Banil-Musthaliq mengikrarkan diri menjadi pengikut Nabi . Hal ini pernah diungkapkan Aisyah, “Aku tidak mengetahui jika ada seorang wanita yang lebih banyak berkahnya terhadap kaumnya daripada Juwairiyah.”

Istri-Istri Rasulullah (5)



Hafshah Binti Umar
(Wafat 45 H)


Hafshah binti Umar bin Khaththab adalah putri seorang laki-laki yang terbaik dan mengetahui hak-hak Allah dan kaum muslimin. Umar bin Khaththab adalah seorang penguasa yang adil dan memiliki hati yang sangat khusyuk. Pernikahan Rasulullah . dengan Hafshah merupakan bukti cinta kasih beliau kepada mukminah yang telah menjanda setelah ditinggalkan suaminya, Khunais bin Hudzafah as-Sahami, yang berjihad di jalan Allah, pernah berhijrah ke Habasyah, kemudian ke Madinah, dan gugur dalam Perang Badar. Setelah suami anaknya meninggal, dengan perasaan sedih, Urnar menghadap Rasulullah untuk mengabarkan nasib anaknya yang menjanda. Ketika itu Hafshah berusia delapan belas tahun. Mendengar penuturan Umar, Rasulullah memberinya kabar gembira dengan mengatakan bahwa beliau bersedia menikahi Hafshah.

RAKSASA SEUKURAN KURCACI


RAKSASA SEUKURAN KURCACI

Oleh:

Masih ingat peristiwa 11 September tahun 2001 silam ? Anda yang masih remaja kala itu pasti tidak akan lupa di saat menara kembar World Trade Center (WTC), New York, Amerika Serikat runtuh akibat sebuah insident. Gedung yang menjadi simbol kemajuan ekonomi negara adikuasa itu luluh lantak dalam hitungan menit, beberapa saat setelah ditabrak pesawat sipil yang konon dibajak teroris. Tak luput dari incaran media, kejadian itu pun langsung menjadi berita internasional dan menjadi buah bibir dunia.

AYAT-AYAT ‘KUN’, SI SUPER SAKTI MANDRA GUNA


AYAT-AYAT ‘KUN’, SI SUPER SAKTI MANDRA GUNA

Oleh:
Wildan Kurnia Saputra

‘Kun’ adalah salah satu firman Allah swt yang dianggap ‘sakti’ dan memang begitu. Betapa Dia Yang Maha Kuat itu ketika hendak menciptakan sesuatu hanya berucap ‘Kun’ maka terealisasi semua kehendak-Nya. Seluruh dimensi ruang, waktu, materi dan energi bergerak serentak melaksanakan perintah Allah yang dikomandoi oleh sistem informasi yang super canggih dan sekaligus teratur. Karenanya, dalam beberapa ayat dalam al-Qur’an kata ini diiringi dengan kalimat ‘Fayakun’ yang dipahami sebagai ‘Jadilah apa yang Allah kehendaki’.

Rabbaanii Islamic School Bekasi